"Kapan terakhir kali tanganmu dingin?" "Eh?" ia mengangguk sambil tersenyum tipis "Kapan terakhir kali kedua tanganmu dingin? , Kapan terakhir kali kau berlarian di tengah malam menanti datangnya esok hari?, Kapan .... kapan hatimu berdebar?" "Entahlah aku tidak pernah merasakannnya lagi" senyumnya memudar , wajahnya mengerut, tatapan matanya sedih, ia menundukkan kepalanya "Itu menyakitkan, ia meninggalkan lubang yang dalam disini" kataku sambil memegang ke hatiku "Aku mengerti" "Syukurlah kalau kau mengerti , mungkin dia sudah membeku karena lama tidak digunakan, sudah 2 tahun ia tertidur dari 2024." jelasku "Ku harap seseorang membangunkannya"